Sabtu, 10 Agustus 2013

ospek kebanyakan ituu....

Kalo nggak suka sama artikel ini, yaudah gausa dibaca
memasuki perguruan tinggi, manapun.. pasti selalu ada kegiatan OSPEK atau Pengenalan Kampus. Kegiatan pengenalan kampus ini sebenarnya mempunyai tujuan baik, yaitu untuk mengenalkan kepada mahasiswa baru  bagaimana itu  kehidupan kampus, gimana itu IP, gimana cara kita belajar dengan benar, gimana itu sks, gimana cara kita membangaun kepemimpinan kita terhadap diri sendiri maupun orang lain, gimana cara berrelasi dengan sesama mahasiswa dll. akan tetapi, hal ini banyak diselewengkan oleh pihak-pihak tertentu, malah sering kali, bukan sering kali, melainkan selalu menjadi ajang balas dendam para senior kepada junior. senior akan mengerjai habis-habisan juniornya seperti apa yang dia rasakan di saat dia di-ospek dulu. apalagi terkadang ada peraturan "SEnior selalu benar". -__- dan bisanya ospek tu kita disuruh bikin" sesuatu yang aneh-aneh. dan kalo nggak dikerjain pasti kena hukuman yang aneh-aneh juga pastinya.

Menurut saya, Pola Pikir Balas Dendam yang demikian ini sungguh tidak mendidik, dan tidak bermanfaat juga gitu. yang bener, tambah nambah"in dosa aja. kenapa bisa nambahin dosa? karena pasti orang yang lo ospekin bakal dongkol sama lo, dan otomatis seseorang yang membuat orang marah kan selalu dapet dosa kan (dari pelajaran agama), selain itu ngabis-ngabisin tenaga juga buat marah-marah, selain itu dengan lo marah-marah nggak jelas ke junior lo, yang ada mereka nggak akan hormat ke elo tapi malah sebaliknya. mereka cuma pura" baik di depan lo. atau bahkan kalo sampe junior lo nyumpahin lo sesuatu, hal itu biasanyasih terjadi, soalnya doa orang teraniaya itu sering diijabahi kan?
ospek dengan membentak-bentak mahasiswa baru juga nggak akan membawa banyak hal positif. dengan elo bentak-bentak junior lo, jiwa kepemimpinan mereka bakalan menurun dan bahkan mungkin rasa keberanian mereka yang semula 100% jadi 40% dan itu sama sekali nggak mencerminkan jiwa mahasiswa yang selalu disebut-sebut mempunyai jiwa pemberani. apa dengan bentak-bentak junior lo, elo bakal mempunyai jiwa yang luhur??? nggak. dan SENIOR yang SELALU BERPIKIRAN "BALAS DENDAM" itu BUKANLAH jiwa dari seorang mahasiswa YANG DEWASA dan benar, namun seseorang yang seharusnya BERADA di TAman Kanak-Kanak karena belum bisa berpikir untuk dewasa  dan belum bisa mengendalikan emosi mereka dalam konteks ini.


Bagaimana penerus bangsa kita mau benar kalau pada diri mereka selalu ada bibit dendam dan sakit hati yang terpendam? Dan selalu ingin membalas apa yang telah mereka rasakan dulu.
ingat, sekarang ini sudah bukan zaman Mapras lagi. katanya Indonesia sudah merdeka, merdeka apanya kalo gini ini.. memupuk rasa menghargain aja Nggak looh, apalagi menghormati dengan sepenuh hati.

seharusnya yaaaa, ospek itu diajarkan aja gimana kita menghargai sesama, nggak individualis, bisa ngerti kondisi orang yang berbeda-beda, gimana cara dapet nilai bagus dengan jujur nggak nyontek atau dengan kata lain gimana cara dapet nilai baik dengan benar, gimana cara menyesuaikan kahidupan kampus yang samasekali berbeda dengan kehidupan SMA, memupuk rasa kekeluargaan antar sesama mahasiswa, tooh jabatan kita di sana juga sama, sama-sama Mahasiswa. Dan juga mengajarkan gimana jadi penerus bangsa yang baik dan benar, bisa memajukan Indonesia ini biar nggak terpuruk teruuus, dan supaya menjadi penerus bangsa yang berbudi luhur :)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar