Selasa, 29 Maret 2011

HIDUP

aku yang ada di depan kaca,
adalah aku yang merasa seakan hidup itu tak adil
adalah aku yang sulit untuk mengerti apa itu hidup
adalah aku yang seakan menutup telinga terhadap semua masalah yang sedang kuhadapi
adalah aku yang tak mapu menghadapi semua ini
adalah aku yang takut gagal
adalah aku yang kehilangan semangat untuk hidup
adalah aku yang merasa lelah dan penat untuk menjalani semua lika-liku hidup yang sulit dan sara ini .

hati pilu, pecah berkeping
seakan tak ada lagi rasa, dalam lara
bercampur baur dengan kepedihan daam luka jiwa
dan berakhir dengan tak berdayanya jiwa raga menahan semua lara ini.

dalam pekatnya kepadihan,
muncullah secercah cahaya
yang membawaku dalam surya ,
yang mengajariku tentang hidup
yang membuatku mengerti arti hidup sebenarnya
yang mengubahku menjadi seorang dewi nan anggun
dengan sayap yang indah
yang bersiap mengepakkan sayap emasnya,
untuk melihat, merasakan dan mengerti apa arti hidup sebenarnya :)
aku yang ada di depan kaca,
adalah aku yang merasa seakan hidup itu tak adil
adalah aku yang sulit untuk mengerti apa itu hidup
adalah aku yang seakan menutup telinga terhadap semua masalah yang sedang kuhadapi
adalah aku yang tak mapu menghadapi semua ini
adalah aku yang takut gagal
adalah aku yang kehilangan semangat untuk hidup
adalah aku yang merasa lelah dan penat untuk menjalani semua lika-liku hidup yang sulit dan sara ini .

hati pilu, pecah berkeping
seakan tak ada lagi rasa, dalam lara
bercampur baur dengan kepedihan daam luka jiwa
dan berakhir dengan tak berdayanya jiwa raga menahan semua lara ini.

dalam pekatnya kepadihan,
muncullah secercah cahaya
yang membawaku dalam surya ,
yang mengajariku tentang hidup
yang membuatku mengerti arti hidup sebenarnya
yang mengubahku menjadi seorang dewi nan anggun
dengan sayap yang indah
yang bersiap mengepakkan sayap emasnya,
untuk melihat, merasakan dan mengerti apa arti hidup sebenarnya :)

KESEL, SEBEL ,

hmmm, bener* hari ini, badmood, happy jadi 1 .
yang awalnya happy , jadi BADMOOD , gara* " FISIKA"
hadeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeehhhh !!!!!!!!!

knapa se sama fisika itu !!
SSUUUUUUUUUUUEEEEEEEEBBBBBBEEEEEEEELLLLLL !!!!!!!!!! aku
mau belajar sekeras apapun aku, tetep ae nilai segitu* ae .
apa aku yang goblok ya ...( sepertinya 'iya' )

bukannya aku bodoh se, karena manusia itu NGGAK ada yng bodoh. cuma MALESnya iut lo yang gak ketulungan . 

udah pelajarnnya susah gitu , gurunya nyebelin pula . pas deh . KLOOOOP banget !!

emang, aku nyadarin ...
aku gak sepinter apa yang aku pikirin .
tapi seenggaknya, aku masi punya niat buat belajar. '
emang,
kita belajar gak harus perfect , tapi setiap orang pasti berusaha untuk membuat semua itu menjadi perfect .

oke, emg skrg aq bdoh dlm fisika, tp liaten ae ntar, aq haruz n bkal jd ahli fsika.

GUE BAKAL NGEBUKTIIN KALO "GUE" BISA !!!

dan itu jadi tantangan buat gue !

Senin, 28 Maret 2011

hehe
terbersit di benakku ..
untuk menjadi seorang kru salah satu stasiun televisi ...
mmm, apa ya .. rasanya tu ... kayak tantangan gitu ...
ruwet dengan ini itu, wkwkw


Minggu, 27 Maret 2011

hmmmm,
terima kasih ..
telah memberi kebahagiaan yang gak pernah aku pikirkan ..

terima kasih
telah mengembalikan senyumku ..

entah apa yang membuatku menjadi seperti ini ..
aku menyayangimu.. tanpa ku tau apa alasannya
aku selalu bingung jika kau bertanya ", kamu suka aku karena apa?"
dan aku pasti jawab "aku ga tau" .
tapi memang hal itu yang aku rasain .
perasaan sayang itu mengelir gitu aja tanpa beban ataupun pikiran .
aku jugak gak tau kenapa .


Minggu, 20 Maret 2011

PENGEN :

















          










HEHEHE ... 100 tahun lagi tanti :DDDDD

lagi sukak ma kata* ini :

Walaupun kita HEBAT di musik, olahraga, seni, ataupun sastra, selama kita GAK nguasai SAINS , kita tetap NGGAK DIANGGAP PINTAR . sebenarnya, apa salahnya sih hebat dalam bidang yang nggak ada hubungannya sama angka ? ( dikutip dari novel " Let Go")


Ketika wanita menangis
Itu bukan berarti di sedang mengeluarkan Sejata Terampuhnya,
Melainkan justru bearti dia sedang mengeluarkan Senjata Terakhirnya.

Ketika wanita menangis
Itu bukan karena bearti dia tidak BERUSAHA menahannya
Melainkan karena pertahanannya sudah TAK MAMPU lagi membendung air matanya

Ketika wanita menangis,
Itu bukan karena di aingin terlihat LEMAH
Melainkan karena dia sudah TIDAK SANGGUP berpura-pura kuat



thanks ya sayang :* udah ngasih tau novel ini ke aku .
ceritanya keren ....





Kamis, 17 Maret 2011

daftr keinginan ( moga* GAK ADA yang baca, kalo ada yang baca, Malu.. hehe

jangka panjang :

1. masuk kedokteran
2. LULUS dg danem sempurna
3. dapet jodoh yang baik, kayak ayah :)

JANGKA DEKAT :

0. naik semestr, IP naik jadi 4,0 , 
1. sepatu and1, converse, nike ( semuanya sera biru muda n ungu, putih, item)
2.helm ink ungu :D
3. sweater biru muda
4. akhir tahun 2011, pengen jalan* ke yogyakarta :)



hey monday - homecoming

Homecoming, I’m coming
My sweet mistake
Summer’s over, hope it’s not too late
I’m pacing, impatient
Up in my head
Taken back to the sidewalk where we met

And carved out our names
Do you remember that?

I’m coming home, I’m coming home
Did you take off while I was gone?
I missed it all, I messed you up, I missed you
I’m coming home, I wanna know
When all the leaves begin to fall
If I’m falling, falling apart for you

Descending, I’m spinning
Lost all defense
How could you swallow me again?
I left you, I meant to
Couldn’t let you in
Never mind a single word I said

Carve out your name
Do you remember that?

I’m coming home, I’m coming home
Did you take off while I was gone?
I missed it all, I messed you up, I missed you.
I’m coming home, I wanna know
When all the leaves begin to fall
If I’m falling, falling apart

You’ve got control of me
Is this the end of me?
‘Cause I just can’t cut up the strings
I’m coming back for more
Don’t let your heart go
Please don’t walk away

Homecoming, I’m coming, I’m coming back

I’m coming home, I’m coming home
Did you take off while I was gone?
I missed it all, I messed you up, I missed you
I’m coming home, I wanna know
When all the leaves begin to fall
If I’m falling, falling apart
I’m coming home, I’m coming home
Did you take off while I was gone?
I missed it all, I messed you up, I missed you.
I’m coming home, I wanna know
When all the leaves begin to fall
If I’m falling, falling apart

Jumat, 11 Maret 2011

NOW PLAYING : eyes set to kill - violent kiss

hmmm, this song will be played when I am angry and bad mood 

I can't keep pacing
I need your blood tonight
You're so far from me
And I'm so weak inside
Come fly to me, I'll show you what it's like
When the full moon shines
We'll stop hearts together

When we're conjoined at the lips
I feel alive, I feel undead
Pumping new life through these veins
Holding onto the finest thread

Take my hand, grip it tightly (Don't let go)
I promise pain will pass you silently, silently
Take my hand, grip it tightly (Don't let go)
With your neck, I'll kiss you violently, violently

To kiss my lips will leave you cold tonight.
You'll need my blood
And I'll devote my life
Come fly to me, I'll show you what it's like
When the full moon shines
We'll stop hearts together

It's just like me to attach affection to a second chance
So pull me any closer and I can tell you how it ends

Take my hand, grip it tightly (Don't let go)
I promise pain will pass you silently, silently
Take my hand, grip it tightly (Don't let go)
With your neck, I'll kiss you violently, violently

Pull away from this embrace before it's too late
Pull away from this embrace before...

Take my hand, grip it tightly
I promise pain will pass you silently
Take my hand, grip it tightly
With your neck, I'll kiss you violently, violently

Pull away from this embrace before, before it's too late.




Kamis, 10 Maret 2011

cerpen


Buat penggemar matahari, malam selalu menakutkan. Karena hanya pada malam, semua khayalan tentang iblis dan hantu memiliki tempatnya. Malam entah kenapa selalu memecahkan rongga-rongga dada dan membuat denyut jantung lebih cepat.
Terkadang gemerisik angin terlembut pun entah kenapa tetap membuat helaan napas menjadi lebih berat. Malam adalah waktu di mana hanya boleh dimiliki oleh orang-orang yang menahbiskan dirinya pada kekuatan hati. Benar hanya orang yang berhati kuat yang akan berani menghadapi malam. Seperti para pemberani di desaku. Suatu tempat amat elok di kaki gunung Jaganmantri. Gunung yang kontur tanahnya menyerupai payudara ranum ibu yang baru melahirkan itu benar-benar sangat cantik. Ibu semesta begitu setiap kali ada orang yang bertanya tentang arti Jaganmantri.
Desaku sangat indah luar biasa. Setiap pagi saat matahari pertama kali menyetubuhi bumi, genting-genting rumah berkilauan bersahut-sahutan dan dari kilau itu bermunculan warna-warni seperti pelangi yang menyilaukan memantul ke angkasa. Seperti selendang para bidadari bertebaran di langit yang begitu tampak selalu tertawa. Seluruh negeri ini tahu bahwa pantulan kilau dari genting itu adalah air mata yang membeku sehingga bisa dibentuk apa saja. Benar semua benda di desaku terbuat dari kristal-kristal airmata yang membeku. Mulai dari jalan desa, rumah-rumah, bahkan beberapa baju yang dipakai penduduk tebuat dari pintalan warna-warni kristal airmata.
Tidak ada satu orang pun tahu siapa yang pertama kali membuat adonan airmata sehingga bisa dibentuk menjadi apa saja itu. Desaku menjadi desa terindah di seluruh negeri dan airmata adalah hal yang sangat biasa ditemukan di sini. Penduduk desaku hidup dari airmata. Apapun yang kami lakukan selalu diiringi airmata. Bahkan ketika di saat-saat bahagia sekalipun, saat bersenang-senang, airmata selalu harus hadir di sana. Kami tidak mengenal airmata kesedihan ataupun kebahagiaan. Kami hanya mengenal airmata adalah napas. Seperti detak jantung yang berdentam setiap detik, airmata di desa ini pun adalah hidup mereka. Di sini diyakini orang yang semakin mengeluarkan airmata adalah orang yang benar-benar bahagia. Tak heran salah satu seniman nomor satu di desa ini mampu membuat satu komposisi dari lolongan tangis dan tawa sekaligus.
Konon komposisi ini pernah ditawar salah satu produsen besar dari ibukota, tapi seniman itu tak melepaskan karena si produser ternyata tidak bisa mengeluarkan airmata. Ke mana pun penduduk desa ini pergi mereka tampak selalu membawa tas berisi botol besar air mineral kosong dan spons. Karena ketika airmata merekan mengucur deras, segera disapunya dengan spons dan diperas hati-hati ke dalam botol air mineral tersebut. Sangat lazim telihat orang-orang membawa lebih dari satu botol. Airmata dari botol-botol tersebut terus dikumpulkan ke dalam sebuah koperasi unit desa untuk kemudian diolah menjadi potongan 2 baluk kristal airmata sebagai bahan dasar apa pun benda di desa itu. Potongan-potongan kristal itu terus diolah menjadi berbagai macam kebutuhan.
Begitulah desaku begitu damai dan nyaman penuh keberlimpahan dengan airmata. Airmata yang menjadi hidup dan juga bahagia. Orang-orang sederhana dengan airmata bercucuran ternyata membuat hati orang-orang di desaku menjadi orang-orang kuat luar biasa. Orang-orang yang pemberani. Bahkan malam dengan kepekatan akan duka sekalipun tak mampu membuat mereka menghindar dari gulita. Setiap menjelang senja, saat roh-roh tua mulai ingin mengembara, para lelaki di desaku segera keluar menghadap ke barat. Dengan penuh cinta dibungkukkan badan mereka dalam sikap berdoa. Mereka tidak menganggap matahari itu Tuhan, tetapi mereka percaya saat matahari mulai membakar kaki langit dengan ujung-ujung lidah apinya sehingga langit berubah kemerahan, saat itu pula seluruh alam raya ini menangis sejadi-jadinya. Nah, karena tangisan alam raya inilah maka mereka membungkuk menghormatinya karena mereka merasa bahkan alam raya turut merestui tangisan-tangisan yang mereka haturkan sebagai puja. Sungguh jika malaikat kesayangan Tuhan sekalipun pasti akan selalu merasa senang tinggal di desa itu. Desa yang penuh air mata, tetapi begitu bahagia luar biasa ini. Hingga suatu hari ada yang merubah segalanya.
Awalnya terjadi dari kedatangan salah satu warga yang sudah lama merantau. Entah karena sudah lama merantau hingga lupa bagaimana caranya mengeluarkan air mata atau memang dia tidak mau lagi mengeluarkan air matanya. Tentu saja pada awalnya para penduduk terheran-heran bagaimana bisa lelaki itu tidak lagi mengeluarkan air mata. Ketika ditanya mengapa dia tidak mengeluarkan air mata oleh kepala desa yang diyakini sangat sakti karena mampu mengeluarkan air mata seputih susu sungai-sungai sorga itu, jawabannya sungguh mengglegarkan “Airmata hanya untuk para perempuan. Lelaki tidak menangis. Karena hanya lelaki pengecut saja yang menangis.” Sungguh, kalimat itu seperti angin puting beliung yang merontokkan semua peradaban dalam satu helaan napas. Semua lelaki yang mendengarnya langsung tanpa sadar menghentikan air matanya. Sejak saat itu, terjadilah proses penghentian besar-besaran air mata oleh para lelaki di desa itu. Wajah-wajah lelaki di desa itu yang tadinya begitu ringan dan penuh dengan harapan, tiba-tiba menjadi tegang dan tampak sekali ada desakan-desakan air yang mati-matian ditahan di dalam sekat-sekat dadanya. Benar, lelaki tidak menangis. Begitu jargon baru yang terjadi didesa itu dan itu fatal.
Sejak saat itu pula para lelaki menempatkan dirinya lebih tinggi daripada para perempuan di desa itu. Lelaki-lelaki yang tadinya mau membantu para perempuannya memasak, menjahit dan mengurus anak tiba-tiba menjadikan diri mereka tuan. Air mata hanya milik kaum perempuan. Karena hal ini, maka sejak hari lelaki berhenti menangis, tidak ada lagi lelaki yang membawa botol mineral kemana-mana. Koperasi pengolah air mata mulai kesulitan pasokan karena hanya kaum perempuanlah yang menyetor air mata. Tentu saja pasokan itu tidak akan cukup mensuplai kebutuhan. Terlebih kompisisi mineral air mata lelaki dan perempuan berbeda. Balok-balok kristal air mata menjadi menurun kualitasnya. Orang akhirnya mencampurnya dengan air untuk memproduksi apa saja. Tentu saja ini sama sekali menghancurkan. Setiap pagi pelangi-pelangi yang berkilau karena terpaan matahari di atap-atap kristal air mata rumah-rumah penduduk mulai berkurang kadar warnanya. Meredup pelan-pelan seperti detak jarum yang berputar terbalik, makin lama warna itu makin samar dan begitu tipisnya.
Desa itu benar-benar menjadi desa yang sedih sesedih-sedihnya. Air mata menjadi barang langka, tetapi kesedihan menjadi begitu berakar. Hingga satu hari koperasi pengelola balok kristal air mata itu menyatakan bangkrut. Mereka tak sanggup lagi berproduksi karena suplai air mata hampir tidak ada lagi. Air mata yang tersedia begitu buruk kualitasnya karena hanya air mata perempuan sehingga tidak mampu lagi membuat kristal yang solid tanpa air mata lelaki. Ketika menyadari bahwa balok kristal air mata tidak ada lagi, mulailah mereka panik. Kepala desa membunyikan kentongan tanda para lelaki harus berkumpul, “Ini sebuah kesalahan, lelaki boleh menangis karena kita butuh air mata untuk kelangsungan hidup kita, mari kita menangis lagi.” Dia pun mulai mengejap-kejapkan matanya untuk memanggil roh air mata agar kembali hadir, tanpa sadar semua lelaki yang hadir mengikutinya. Tetapi roh air mata mereka memang sudah tidak ada lagi. Mereka pun mulai panik. Semakin keras mereka berusaha, semakin air mata tidak lagi keluar. Bahkan karena terlalu keras hanya darah yang keluar dari mata mereka. Tentu saja itu bukan air mata karena berwarna merah. Air mata seperti suara Tuhan, begitu bening dan sejuk.
“Roh air mata itu harus kita cari, kalau perlu ke ujung dunia pun harus kita buru,” begitu akhirnya keputusan kepala desa itu dalam keputuasaannya. Begitulah, sejak hari itu banyak lelaki keluar dari desaku. Mereka memburu air mata ke seluruh pelosok negeri. Ada yang berhasil ada pula yang tidak. Ada yang pulang dengan membawa bergalon-galon air mata, ada yang mengirimkan lewat kilat khusus, tetapi ada juga yang pulang hampa sia-sia. Lelaki perantau pencetus gagasan penghapusan air mata bagi lelaki itu menghilang entah kemana. Konon, ada yang pernah melihat dia secara diam-diam menghilang ke atas gunung dalam penyesalannya karena telah membuat desanya menjadi berantakan. Tetapi ada juga rumor yang menyebutkan bahwa saat dia menyebarkan propaganda anti air mata itu sebenarnya dia telah disuruh oleh setan yang tidak pernah ingin melihat manusia bahagia. Entah benar atau tidak, yang jelas sekarang ini sangat jarang ditemui lelaki di desaku. Kebanyakan mereka telah menjadi pemburu air mata. Mereka akan sangat mudah ditemui di kota-kota besar maupun kecil. Dengan berbagai cara mereka akan membuat orang-orang menangis, yang paling sering dilakukan adalah menjadi pendongeng cerita-cerita sedih dimana ketika para penonton beramai-ramai menangis maka si pendongeng akan buru-buru mengambilnya dengan sponsnya dan dimasukkan kedalam botol air mineralnya.
Demikianlah, desaku yang tadinya begitu damai dan indah kini menjadi sunyi. Kesunyian yang begitu menyayat. Kesunyian yang melahirkan pekat. Seloka-seloka yang disenandungkan perempuan yang tinggal hanyalah senandung kesepian yang dibungkus rapat dengan kerinduan, karena para lelaki mereka menjadi pemburu air mata dan tidak tahu kapan mereka pulang. Benar-benar desa yang tidak bahagia. Mereka sering sekali merindukan waktu lalu, dimana air mata begitu mudah didapat, sangat bening seperti hati. Mereka begitu mendendam kepada lelaki pencetus ide penghapusan air mata. Dendam yang melahirkan bara di dada. Bara yang melahirkan air mata api.
Air mata menjadi makin langka. Air mata pada akhirnya melahirkan hanya lolongan. Air mata pada akhirnya menjadi absurd maknanya dan para pemburu air mata tak pernah lelah memburunya karena mereka benar-benar tahu bahwa hidup mereka akan kembali penuh dengan air mata. Ya, karena dari air mata akan melahirkan tawa.

Kamis, 03 Maret 2011

about my aspiration !

for the first time,
i'm starting to think ...
what I really want for my future ..

hhhhhhhhhmmmmmm,,
it's difficult to be decided.

in fact, I want to go to design school ,,
BUUT , my parents don't allow me to go there. huuuuuffffffffttt ......... :(
 if  I were given the freedom to choose, I would go to school in french dresses design, and I want to be a designer ... hahahahahaha ....
but, it's just my imagine ... it won't be real :((


oooyaa,, ini ada gambar batik modern, BUATANku sendiri lhoooo :DDD





tapi , lukisannya belom slesai :( . abis, capek sih mau ngerjain..
bingung mau milih warnanya .... *OH GOD ..

dan, ini, foto* temen*ku di sekolah :

asal lo tau aja ea, tiap hari tu aku syelalllu dikerjain ma temen*,
 tapi, sebenernya smua itu cuma becanda aja :D

Yeah, they are my friends ( baru yang cowok aja)
(dari kiri ke kanan)
bapak : asa
Pakde : hesa
Umbel : farid, kenapa di panggil umbel? soalnya tiap hari ini anak ingusan mulu...



dan yang ini, juga temen* ku :
(dari kiri ke kanan)
Teka : yetty
Akt (tanti) : tanti aja
Eza
Ana
AdeL ..

daaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnn,
JREEEEEEENGGG .... JJRREEEEEEEEENG !!!!!!!

this is my new hair cut :




hahaha.... sebenernya, aku nyoba potong , kaya model rmbutnya 'chua kotak' , tapi jdinya kyk gini ..
(gak mirip ) wkwkwk.





entah apa

terkadang, aku iri melihat melihat semua gambar* itu, yang menunjukkan kekuasaan mereka, kemapanan mereka, dan kelimpahan harta mereka . entah apa yang membuatku berbuat seperti itu. 
tapi semua itu tak akan kekal abadi ..
dan menyadari hal itu
hanya terkadang kita lalai untuk bersyukur, apa yang telah kita dapatkan ..
kasih sayang orang tua, teman, orang special ,,
sementara di luar sana, banyak manusia yang mati karna lapar, dahaga, dan tak punya tempat tinggal ..
masih pataskah kita merasa iri dengan apa yang orang lain punya... pantaskah kita iri dengan apa yang kita tidak miliki ..
JAwabannya tidak...
lihat lah, sekelilingmu wahai kawan, 
masih banyak jerit tangis orang tak mampu di dunia ini yang seharusnya kita bantu ..
bukan malah ditindas !



a busy week

huufyuuuh, this week, I had many many assigments that made me so depressed .
I need holiday ...