Langsung ke konten utama

mother always loves us forever :)

Bunda, bisakah aku meminjam pelukmu sebentar? Agar aku belajar tentang arti cinta yang sesungguhnya cinta ♥ 


Dan cinta Ibu itu akan slalu tersenyum, sebelum engkau bilang "TerimakasihIBU"


TerimakasihIBU, atas cintamu yang selalu memberi maaf, sebelum aku bilang "Maafkan Aku Ibu" ♥


 karenamu aku memahami airmata. Dan karena engkau pula aku memahami cinta yang sebenarnya cinta


Membentakmu saban kali, diam engkau bunda membuat berdosa hati ini. Dan Tuhan maafkan melalui airmata dan doa engkau ♥ 


Ibu, maafkan aku yang selama ini; membuatmu khawatir ☑, membuatmu gelisah ☑, membuat hatimu luka ☑, hingga menangis ☑ ♥


Cinta seorang ayah menenangkan ketakutan kita, cinta seorang ibu mengusap air mata kita


Airmata Ibu tak pernah meminta apa-apa dari anaknya, dan doa Ibu selalu menyertai airmata untuk anak-anaknya ♥


Hati seorang Ibu itu adalah pintu rahasia tempat dimana cinta bersemayam, bukan untuk sakiti tetapi berbahagialah disana ♥


TerimakasihIBU, atas nasihat, omelan dan senyum. Kini, kesemuanya adalah hal-hal yang paling aku rindu ♥ 


Selalu aku layangkan doa untukmu disana bunda. Dan semoga engkau tahu, aku disini merindukan pelukanmu seperti dulu ♥


Sedih rasanya melihat seseorang yang berfoya-foya bersama temen-temennya, dari hasil jerih payah keringat orangtua 


Bunda, dengan pelukanmu yang sebentar, dengan sebentar pula gelisah itu hilang dan mendatangkan tenang ♥


Dan ketika ahirnya Ibu menangis, karena sudah terlalu banyak luka yang ia simpan tanpa pernah engkau ikut merasakan ♥


Tiada hal yang paling romantis, ketika ibu bilang "Jaga diri kamu baik-baik disana, jangan lupa Ibadah" ♥


Karena cinta orangtuaku, aku memahami cinta yang sebenar-benar cinta dari orang-orang yang mencintaiku ♥


Siapa lagi yang selalu ada saat semuanya meninggalkanmu kecuali yang mencintaimu, yaitu Ayah dan Ibu-mu ♥


Karena cintanya, ciumlah pipi Ibumu saat dia masih disini, doakanlah dia ketika sudah disana; surga ♥


Dan engkau bunda adalah rumah tempat aku berpulang, tempat aku rehat melepas lelah, tempat aku tertawa melepas resah ♥


Karena cinta dari orangtuamu, bila engkau bahagia kelak, bibir mereka akan ikut tersenyum tanpa harap balas ♥


Karenanya aku mengenal airmata dan doa ,dan karenanya pula aku mengenal cinta ♥


Bunda, izinkan aku mengusap airmatamu melalui bait-bait doa ini agar luluh semua dosa-dosaku ♥


Tak ada oranglain yang mencintaiku lebih, selebih dia mencintaiku melalui doa, cinta, bahkan lebih lama dari selamanya ♥


Engkau dan cinta begitu mulia. Maafkan aku yang tak memberi apa-apa, hanya sebuah ucapan terimakasih untukmu Ibu ♥


Sempurna hanya milikNya. Dan cintanya seorang Ibu, bagiku sudah sangat lebih dari cukup menjadikanku sempurna ♥


Bunda, pinjamkan aku cintamu sebentar, agar aku merasakan, memahami, begitu letihnya engkau dalam senyuman ♥


Cintanya Ibu itu seperti kehidupan ini, tanpa perlu engkau minta dan slalu datang dengan sendirinya ♥


Adalah ciptaan Tuhan begitu agung, karenanya melahirkan kalimah surga. Iya, seorang wanita hebat dan seseorang itu Ibuku ♥


Dan cinta orangtuamu akan slalu tersenyum, sebelum engkau bilang "TerimakasihIBU" dan "TerimakasihAyah" ♥ 


Jangan sia-siakan pengorbanan dari peluh orangtuamu, bantulah mereka dengan suatu kebanggaan, suatu senyuman ♥


Jika engkau memang mencintai orangtuamu, hargailah jerih payahnya dan doakanlah kebaikan bagi mereka ♥ 


Karena cinta itu begitu sempurna, karena semua itu ada di engkau bunda ♥


Sebelum engkau mengeluh akan kekurangan orangtuamu, sadarilah bahwa banyak orang yang merindukan orangtuanya di surga ♥













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagian lagu terkait dengan mood saat ini

Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini (Coba Katakan - Maliq and D'essential) Bukan ku tak tersipu Bukan ku tak butuh kata-kata Tapi ku meragu Apa kau anggap cinta ini berbeda? Katakanlah Buatku membatu Tenang, ku diam membisu Jangan, buatku berpaling Mencari cinta yang lain Oh, pecahkan sunyimu Meski, kucinta kau dalam hening Kubutuh kata-kata Bunuhku dengan kata rayumu (Rayu - Marion Jola, Lalemanino)  

Kejadian Oktober 2016 - Juli 2017

Hai hai udah lama banget nggak nulis lagi di blog. jadi kangen jaman dulu sering curhat di sini, dari tulisan alay sampe sedikit worth it . Hmm, sekarang aku mau cerita tentang pengalaman selama selesai kuliah S1 nih. Setelah lulus S1, aku magang jadi juru gambar di olshop temenku. bukan magang sih lebih tepatnya kolaborasi sama dia. Olshopnya ini menjual pernak-pernik kado wisuda mulai dari slempang gelar sampe balon-balon huruf gitu. Nah, di sini aku bikin ilustrasi anak-anak wisuda gitu. kayak Gambar 1 gitu deh bentukannya. Income nya bisa dibilang banyak banget. kalo lagi musim-musim anak skripsi-wisuda, seminggu bisa dapat 500ribu sampe 1jt.an, tapi pernah juga sih seminggu cuma dapet 50ribu. Oke, kolaborasi ini terus berlanjut sampe sekitar 2 bulan kemudian aku ditawarin dosenku untuk jadi  panitia lokasinya PLPG. Nah, akhirnya kerjaan gambar-gambar aku skip dulu dan fokus ke PLPG, dari PLPG banyak banget pelajaran dan ilmu kehidupan yang aku dapat. Mulai dari gimana me...