Langsung ke konten utama

Postingan

iiiiiiiiiiih, sumpah yee, ni hari SEBEL MULU BAWAANNYA TU NENEK SIHIR NGOOOMEEEEEEEEEEEELL MULU TIAP WAKTU. MALES AKU .. HAL* KECIL AJA DIBUAT BESAR !!!! HUH.. SUMPAH MANGKELIN ..

gila

1. lagi apa? - lagi gabisa tidur 2. kenapa ? - banyak pikiran . rasanya otak mau pecah aja 3. kenapa bisa gitu ? - terserah terserah aku ah  4.  seriusan ..  - aku juga seriuuuusan .. 5. ya udah, emang ada masalah apa ? - masalah anak remaja lah .. tau sendirilah.. galau karena apa ?

kupu* kertas

Setiap waktu engkau tersenyum Sudut matamu memancarkan rasa Keresahan yang terbenam Kerinduan yang tertahan Duka dalam yang tersembunyi Jauh di lubuk hati Kata katamu riuh mengalir bagai gerimis Seperti angin tak pernah diam Selalu beranjak setiap saat Menebarkan jala asmara Menaburkan aroma luka Benih kebencian kau tanam Bakar ladang gersang Entah sampai kapan berhenti menipu diri Kupu kupu kertas Yang terbang kian kemari Aneka rupa dan warna Dibias lampu temaram Membasuh debu yang lekat dalam jiwa Mencuci bersih dari segala kekotoran Aku menunggu hujan turunlah Aku mengharapkan badai datanglah Gemuruhnya akan Melumatkan semua kupu kupu kertas Kupu kupu kertas Yang terbang kian kemari Aneka rupa dan warna Dibias lampu temaram Kupu kupu kertas Yang terbang kian kemari Aneka rupa dan warna Dibias lampu temaram Kupu kupu kertas Yang terbang kian kemari Aneka rupa dan warna Dibias lampu temaram

dee

Aku tidak tahu kemalangan jenis apa yang menimpa kamu, tapi aku ingin percaya ada insiden yang cukup dahsyat di dunia serba selular ini hingga kamu tidak bisa menghubungiku. Mungkinkah matahari lupa ingatan, lalu keasyikan terbenam atau terlambat terbit? Bahkan kiamat pun hanya berbicara soal arah yang terbalik, bukan soal perubahan jadwal.” Ribuan detik kuhabisi Jalanan lengang kutentang Oh, gelapnya, tiada yang buka Adakah dunia mengerti? Miliaran panah jarak kita Tak jua tumbuh sayapku Satu-satunya cara yang ada Gelombang tuk ku bicara Tahanlah, wahai Waktu Ada “Selamat ulang tahun” Yang harus tiba tepat waktunya Untuk dia yang terjaga menantiku Tengah malamnya lewat sudah Tiada kejutan tersisa Aku terlunta, tanpa sarana Saluran tuk ku bicara Jangan berjalan, Waktu Ada “Selamat ulang tahun” Yang harus tiba tepat waktunya Semoga dia masih ada menantiku Mundurlah, wahai Waktu Ada “Selamat ulang tahun” Yang tertahan tuk kuucapkan Yang harusnya tiba tepat waktunya Dan rasa cinta yang s...